LARI LANTAI LARA

16 09 2006

Aneh sungguh hidupku tak terkata.
Rasa malu hinggap tanpa bersebab.
Sedih datang, aku dihempap.
Aduh!

Bila ku sudah mula berjalan, 
Tidak lagi menoleh belakang.
Datang pula suaranya dari jauh,
Menyeru halus ku kembali.
Menyeru seperti hantu,

“Oh badan layu. Datang dekat kepada ku”
“On badan layu. Izinkan aku melayani mu”

Demi memanfaatkan jiwa yang dahaga.
Walau sudah disambar sewaktu mengembang. 
Hati berputik cinta, tetap menjelma setengah segar.
Tetap menjamah kuat kasih mirip semalam.
Agar berjauhan selalu dari Karma.
Perancang hebat duka dan nestapa
Perancang lantai penuh air mata.


Actions

Information

2 responses

16 09 2006
rasso

kadang-kadang dengan air mata
jiwa terdetik tenang…

18 09 2006
milkandonion

Rasso : Kadang-kadang. Ada kala, renangan air mata, meretakkan jiwa dan meliarkan suasana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: